Sarahdevina's Blog

Juni 4, 2010

Ratings Recording dalam Metode Observasi

Filed under: Uncategorized — sarahdevina @ 10:07 am

Ratings Recording dalam Observasi

Dengan ratings recording, Anda menilai perilaku berdasarkan skala atau checklist. Biasanya pada akhir periode observasi. Skala tersebut didesain sehingga Anda bisa menunjukkan tingkat mana yang (a) Anda telah mengobservasi perilaku (misal: kerjasama, agresi) atau (b) Anda melihat perilaku yg akan timbul pada anak. Jadi, Anda jangan hanya mengobservasi sang anak tetapi juga mengevaluasi tingkatan dimana perilaku dijadikan penilaian. Rating ini menghasilkan sebuah nilai ordinal(lihat Bab 4 Assessment of Children: Cognitive Applications). Skala rating biasanya melibatkan tingkatan yg lebih tinggi dari subjektivitas pengamat daripada melakukan metode pencatatan perilaku yang lain.

Penggunaan Umum dari Ratings Recording

Peringkat berguna untuk mengevaluasi aspek yang lebih global dari perilaku dan untuk impresi kuantitatif (misal:apakah orang yang diuji termotivasi atau hostile, apakah hasilnya dapat diandalkan). Checklist Perilaku dan Sikap pada  Tabel 7.6 dalam Bab 7 Assessment of Children:Cognitive Applications adalah salah satu prosedur rating yang bisa digunakan untuk mengukur perilaku ketika Anda melaksanakan tes. Skala peringkat berguna untuk menilai perilaku atau produk yang sulit untuk diukur secara langsung. Sebagai contoh , Anda dapat menggunakan sebuah skala peringkat yang berkisar dari sangat buruk (1) hingga baik sekali (7) untuk menilai legibilitas dari tulisan tangan, kualitas dari seni dan produk kerajinan tangan, kerapihan dari sebuah kamar, atau performance styles selama latihan fisik dan kegiatan lainnya. Untuk memberikan penilaian tentang intensitas dari sebuah perilaku, penilaian dari tidak intens (1) hingga sangat intens (7) adalah berguna. Karena skala peringkat mudah untuk distandarisasi, dan dapat digunakan untuk berbagai tujuan dalam berbagai pengaturan.

Anda dapat membandingkan hasil yang berdasarkan rating dengan hasil yang diperoleh dari prosedur observasi yang lebih spesifik, seperti interval atau event recording. Perbandingan ini dapat menyingkap kekonsistenan dari hasil antar metode. Peringkat sangat berharga dalam beberapa situasi penilaian karena lebih murah dalam waktu dan sumber daya personil dibandingkan metode lain. Peringkat juga membolehkan Anda untuk (a) mempertimbangkan petunjuk yang lebih halus dan unik. (b) mengatasi fragmentasi penting yang terkait dengan perilaku, dan (c) mengevaluasi kualitas dan kesatuan dalam perilaku anak yang mungkin tidak bisa diakses dengan lebih detil dan pengkodean system yang objektif. Terkadang kita menjelaskan dimensi kuantitatif yang berhubungan dengan peringkat sebagai “Perilaku secara keseluruhan”.

Merancang Ratings Recording

Dalam merancang ratings recording, Anda harus memutuskan (a) lama waktu yang akan dihabiskan untuk mengobservasi sang anak, (b) panjang periode observasi,  (c) periode waktu selama Anda akan melakukan pengamatan, (d) perilaku target yang akan Anda observasi, dan (e) metode dari pencatatan data.

a. Frekuensi, panjang, dan waktu dari periode observasi.

Seperti metode pencatatan lainnya, umur sang anak, keadaan, dan alasan untuk penilaian akan mempengaruhi jumlah waktu  yang akan Anda butuhkan untuk mengobservasi sang anak, panjang dari periode observasi, dan kapan Anda harus mengadakan observasi tersebut. Satu sesi observasi dapat menghabiskan waktu dari 10 hingga 30 menit atau bahkan lebih lama. Ukur waktu pada saat melaksanakan periode observasi sehingga Anda mendapatkan sampel representatif dari perilaku. Jika memungkinkan, amati sang anak lebih dari sekali dan pada waktu yang berbeda dalam sehari.

b. Perilaku target

Seperti interval dan event recording, dasarkan pilihan dari perilaku target Anda atas informasi sebelumnya dari narasi rekaman, wawancara, pertanyaan arahan, dan hasil tes.

c. Metode dari pencatatan data

Peringkat Anda biasanya akan dicatat dalam skala yang memiliki 5 poin. Poin atau angka mewakili dari sebuah rangkaian kesatuan perilaku yang harus didefinisikan setepat mungkin. Berikut adalah beberapa format khas untuk skala peringkat:

Contoh 1:

Lingkari angka yang paling cocok:

5                      4                      3                      4                      5

Sangat                         Agak               Tidak               Agak tidak      Tidak

Kooperatif       Kooperatif       keduanya         Kooperatif       Kooperatif

Contoh 2:

Berbagi mainan (lingkari salah satu):

5                      4                      3                      2                      1

Selalu              Sering              Terkadang       Jarang              Tidak pernah

Contoh 3:

Semandiri apakah sang anak selama observasi (lingkari satu angka)?

1                      2                      3                                  4                      5

Sangat             Biasanya          Tidak tergantung         Biasanya          Sangat

Tergantung      Tergantung      dan Tidak Mandiri      Mandiri                       Mandiri

Contoh 4:

Perhatian visual atau kewaspadaan bayi:

5.   Mata selalu tertutup

4.   Mata terbuka kira-kira seperempat waktu

3.   Mata terbuka setengah waktu

2.   Mata terbuka sepertiga waktu.

1.   Mata terbuka hampir sepanjang waktu.

Contoh 5:

Tingkatan aktifitas bayi (lingkari salah satu):

1        Tidak ada kegiatan berlebihan dan tidak ada gerakan-gerakan kecil

2.   Gerakan yang sangat sedikit dan sesekali

3.   Gerakan yang sesekali

4.   Gerakan yang relatif berkelanjutan

5.   Gerakan yang berkelanjutan

Data Kuantitatif dalam Ratings Recording

Sumber utama dari data dalam peringkat adalah nilai skala (atau angka atau skor) dalam skala peringkat. Kesulitan besar sehubungan dengan peringkat adalah bahwa asumsi yang mendasari nilai skala tidak selalu jelas, pengamat dapat memiliki perbedaan dalam interpretasi dari posisi skala. Sebagai contoh, apakah hampir selalu berarti 99% hingga 100% dari waktu atau ()% hingga 100% dari waktu? Apakah sering berarti sama dalam skala 5 titik seperti dalam skala 7 titik?Menyediakan contoh yang terperinci dari perilaku berhubungan dengan tiap titik skala akan membantu Anda untuk menerapkan standar yang konsisten dalam menerjemahkan nilai skala dan akan meningkatkan keandalan antar pengamat. Selalu membuat peringkat Anda segera setelah sesi obesrvasi selesai. Jika Anda menunggu terlalu lama, Anda mungkin lupa apa yang Anda lihat atau persepsi Anda bisa saja mengalami distorsi.

Anda dapat meningkatkan skala rating yang dirancang untuk memperoleh perkiraan frekuensi kejadian dengan menahan frekuensi deskripsi dengan persentasi dari waktu. Berikut contohnya:

5. Hampir selalu (86% hingga 100% dari waktu)

4. Sering (66% hingga 86% dari waktu)

3. Sesekali (36% hingga 65% dari waktu)

2. Jarang (16% hingga 35% dari waktu)

1. Hampir tidak pernah (0% hingga 15% dari waktu)

Walaupun persentase ini membantu untuk mendefinisikan frekuensi deskripsi secara lebih tepat (“hampir selalu” hingga “hampir tidak pernah”), penilai masih harus memperkirakan seberapa sering perilaku yang terdapat di dalam pertanyaan terjadi.

Keuntungan dari Ratings Recording

Metode peringkat memiliki beberapa keuntungan:

–             Menyediakan kerangka umum dari referensi untuk membandingkan individual.

–             Sesuai untuk mencatat perilaku yang berbeda-beda.

–             Dapat digunakan untuk menilai perilaku dari banyak individual atau dari sebuah grup secara keseluruhan.

–             Mencatat aspek kualitatif dari perilaku

–             Menghasilkan data dalam bentuk yang sesuai untuk analisis statistik.

–             Efisien dalam waktu

–             Merupakan metode yang nyaman untuk mencatat persepsi dari beberapa pengamat.

Kerugian dari Ratings Recording

–             Menggunakan nilai skala yang dapat berdasarkan asumsi yang kurang jelas

–             Dapat memiliki realibilitas antar pengamat yang rendah dikarenakan istilah yang rumit atau ambigu, posisi skala yang diterjemahkan berda oleh pengamat yang berbeda, kecenderungan di antara beberapa pengamat untuk menggunakan pusat dari skala penilaian dan mengindari posisi yang ekstrim (kecenderungan kesalahan pusat), dan efek halo.

–             Tidak cocok untuk mencatat informasi kuantitatif penting, seperti frekuensi, durasi, atau latemsi dari perilaku.

–             Tidak cocok untuk mencatat kejadian yang lebih dulu dan konsekuen. Kecuali metode untuk melakukannya dibangun kedalam rancangan dari ratings recording.

–             Dapat saja tidak akurat bila terjadi penundaan waktu antara observasi perilaku dan penilaian pengamat terhadap perilaku.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: