Sarahdevina's Blog

Juni 4, 2010

Gurindam, hikayat, karmina, pantun, seloka, syair, talibun

Filed under: Uncategorized — sarahdevina @ 9:46 am

1. Gurindam

Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama, yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Baris pertama berisikan semacam soal, masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi.

contoh :

Pabila banyak mencela orang

Itulah tanda dirinya kurang

Dengan ibu hendaknya hormat

Supaya badan dapat selamat

2.  Hikayat

Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah, cerita, dongeng maupun sejarah. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama.

3.  Karmina

Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. Memiliki pola sajak lurus (a-a). Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung.

Contoh :

Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula

4.  Pantun

Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak a-b-a-b, a-b-b-a, a-a-b-b. Dua baris pertama merupakan sampiran, yang umumnya tentang alam (flora dan fauna); dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. 1 baris terdiri dari 4-5 kata, 8-12 suku kata.

Contoh :

Kayu cendana diatas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang

5.  Seloka

Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik, berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau, sindiran bahkan ejekan. Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair, terkadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris.

a. contoh seloka 4 baris:

anak pak dolah makan lepat,

makan lepat sambil melompat,

nak hantar kad raya dah tak sempat,

pakai sms pun ok wat ?

b. contoh seloka lebih dari 4 baris:

Baik budi emak si Randang

Dagang lalu ditanakkan

Tiada berkayu rumah diruntuhkan

Anak pulang kelaparan

Anak dipangku diletakkan

Kera dihutan disusui

6. Syair

Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. Biasanya terdiri dari 4 baris, berirama aaaa, keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun, 2 baris terakhir yang mengandung maksud). Syair berasal dari Arab.

7. Talibun

Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi, tetapi lebih dari 4 baris ( mulai dari 6 baris hingga 20 baris). Berirama abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde, dan seterusnya.

Contoh Talibun :

Kalau anak pergi ke pekan

Yu beli belanak beli

Ikan panjang beli dahulu

Kalau anak pergi berjalan

Ibu cari sanakpun cari

Induk semang cari dahulu

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Sastra_Melayu

13 Komentar »

  1. contoh2nya kurang lengkap………bisa dilengkapi g’……dah cuma itu doang komentar saya….????

    Komentar oleh prase — September 1, 2010 @ 2:08 pm

  2. Duuhh contoh syair.x mna?!
    kugh gg d truh cieh?!!

    Komentar oleh Firman — September 28, 2010 @ 2:15 am

  3. contohnya tambahin yang banyak donk???????

    Komentar oleh gorine damayanti — November 13, 2010 @ 12:27 pm

  4. makasih ya… laman ini membuat pr ku cepat selesai thank’s…….

    Komentar oleh ga tau — Agustus 14, 2011 @ 6:15 am

  5. Aduh, aku lagi ada tugas disuruh bikin seloka.. Tapi gimana ya.. Seloka di sini bahasa melayu ==“ ahaha pake sms ok wat ? Ahaha lucu yang itu :D

    Komentar oleh djklover — Agustus 22, 2011 @ 8:38 am

  6. makasih banyak

    Komentar oleh arianarcha — September 9, 2011 @ 12:51 pm

  7. keren-keren keren-keren

    Komentar oleh eka — Oktober 26, 2011 @ 11:13 am

  8. ‘ ini dia yang aku cari. . .Lengkap. .

    Komentar oleh fitriyani rahim — Februari 12, 2012 @ 1:55 pm

  9. saya suka,saya suka

    Komentar oleh gombong — Februari 27, 2012 @ 7:32 am

  10. tolong perbanyak lagi contoh” talibu nya

    Komentar oleh tiara puspitasari — Maret 3, 2012 @ 7:23 am

  11. thanks ya,, artikel kamu sangat membantu tugas saya…:)

    Komentar oleh ira — Agustus 28, 2012 @ 2:27 pm

  12. thanks ,,, artikel kamu sangat membantu saya

    Komentar oleh ira — Agustus 28, 2012 @ 2:33 pm

  13. terimakasih(:

    Komentar oleh zaskia — September 6, 2012 @ 1:26 pm


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Banana Smoothie Theme. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: